Tips Membangun Network Marketing

http://ak.imgfarm.com/images/vicinio/dsp-images/scott.schaffer/asset1_3/1470673176507.png
SENI MEMBANGUN ORGANISASI MLM

Setelah Anda melakukan sekian banyak presentasi, kini grup
Anda mulai berkembang. Salah satu kesalahan yang banyak
dilakukan oleh pebisnis MLM adalah merekrut tanpa membina.
Misalkan Anda sudah merekrut 10 orang lalu Anda tinggalkan
begitu saja tanpa melakukan pembinaan kepada mereka. Jika Anda
melakukan hal ini maka otomatis akan terduplikasi ke dalam
jaringan Anda, hasilnya adalah grup Anda tidak akan berkembang
secara cepat dan volume penjualan pun kecil. Saya bahkan
pernah melihat seorang distributor MLM yang grupnya mencapai
100 orang lebih namun volume penjualannya kecil sekali. Hal
ini karena dia pandai merekrut saja tanpa melakukan pembinaan
kedalam.

Untuk mencegah kejadian diatas, Anda sebagai seorang pemimpin
dalam organisasi Anda harus juga melakukan pembinaan. Hal-hal
yang harus Anda lakukan adalah :

BEKERJA DI KEDALAMAN

"Wide for Wealth, Deep for security". Ini adalah rumus untuk
membangun organisasi MLM Anda. Artinya adalah dengan
mensponsori semakin banyak frontline dan juga semakin dalam
organisasi Anda maka pendapatan yang diraih akan semakin besar
dan organisasi Anda akan semakin stabil.

Jadi ketika Anda bergabung ke dalam MLM maka secepatnya
mensponsori 10 orang frontline. Dari 10 orang frontline
tersebut biasanya ada 1-2 orang yang aktif menjalankan bisnis
ini. Ajari mereka untuk mensponsori 10 orang juga dengan
membantu mereka melakukan 2-3 kali presentasi di rumah mereka
sampai mereka bisa melakukannya sendiri. Dari 1-2 orang
tersebut nantinya akan menghasilkan beberapa distributor baru
yang aktif (distributor inti) dalam grup Anda. Nah kepada
distributor baru yang aktif itulah Anda juga akan bekerja sama
membangun lagi kedalaman.

Misalkan downline Anda yang bernama si A berhasil merekrut 10
orang frontline. Dari 10 orang tersebut misalnya ada 1 orang
distributor inti yang bernama si B. Maka Anda tidak perlu lagi
membantu si A karena si A sudah mandiri tapi bantulah si B
mensponsori 10 orang juga. Pada saat Anda membantu si B
melakukan presentasi, Anda bisa hubungi si A dan upline-
uplinenya si A " Saya akan melakukan presentasi di rumah si B
pada tanggal sekian. Dia adalah termasuk downline Anda juga
dan Saya ingin mengundang Anda ke rumah B untuk mendukung si
B. Anda boleh membawa maksimal 1 orang karena tempatnya
terbatas. Oke, sampai jumpa di rumah B" Hasilnya adalah di
rumah B akan hadir 3-4 orang yang diundang oleh B sendiri dan
juga upline-uplinenya si B akan membawa masing-masing 1 orang
sehingga tamu yang hadir bisa banyak sekali dan akan semakin
banyak orang yang bergabung !!

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah membangun keseimbangan
dalam organisasi Anda. Saya menjumpai begitu banyak pebisnis
MLM yang mengeluhkan bonusnya kecil padahal downlinenya sudah
hampir mencapai ribuan. Setelah diteliti ternyata Ia hanya
punya 1 kaki yang aktif. Di bisnis MLM Anda sama sekali tidak
bisa hanya mengandalkan 1 kaki yang aktif karena berarti Anda
hanya `mengandalkan' kerja kaki tersebut. Yang perlu Anda
lakukan adalah kembangkan organisasi Anda di kaki yang lain.

Omset Pribadi

Organisasi yang besar tanpa adanya volume/omset produk yang
terjual adalah suatu kesia-siaan. Banyak distributor MLM yang
lalai akan hal ini. Mereka cukup puas melihat jumlah
downlinenya yang banyak tapi tidak memperhatikan omset
grupnya.

Untuk memiliki omset grup yang besar HARUS dimulai dari diri
Anda sendiri.

Apakah Anda memakai produknya setiap bulan. Apakah Anda sudah
memiliki pelanggan tetap. Ingatlah bahwa bisnis MLM adalah
bisnis duplikasi. Jika Anda sebagai upline tidak belanja tiap
bulan maka downline Anda pun akan mengikuti hal yang sama
akibatnya adalah omset grup Anda kecil dan bonus pun kecil.
Cukup banyak distributor yang baru berencana belanja jika
grupnya sudah besar atau bonusnya sudah mencapai diatas nilai
tutup point belanja. Yang lebih parah adalah adanya anggapan
jika mereka belanja maka uplinenya yang untung. Ingatlah bahwa
meskipun Anda belanja di supermarket semuanya akan memberikan
keuntungan kepada pemiliki perusahaan tersebut. Anda belanja
di warung maka keuntungan adalah buat si pemilik warung. Sama
saja bukan. Jika Anda belanja di perusahaan MLM maka
keuntungan tidak hanya untuk perusahaan dan upline tapi
juga.... DIRI ANDA! Ya! Keuntungan akan berbalik kepada diri
Anda jika Anda mau membiasakan diri belanja tiap bulan dan
mengajarkan hal yang sama pada downline Anda. Jadi secara
matematis jelas lebih menguntungkan belanja pada perusahaan
MLM ketimbang belanja di toko tradisional.

Tips Membangun Network Marketing

0 Comments

0 comments:

Posting Komentar test