Pandangan Tentang Network Marketing

http://ak.imgfarm.com/images/vicinio/dsp-images/scott.schaffer/asset1_3/1470673176507.png

The richest people in the world look for and build networks, everyone else looks for work

Robert Kiyosaki, Author — Rich Dad, Poor Dad

Saya lebih suka menyebut Network Marketing untuk Bisnis Oriflame ini karena memang penekanannya ada pada pengembangan jaringan atau Network.

Banyak pandangan sinis mengenai Bisnis ini ketika kita atau saya secara khusus menawarkannya. MLM ya, rata-rata begitulah kalimat jawaban untuk penawaran bisnis ini, dengan sinisme dan pandangan negatif.
So what kalo MLM ?
Apa jadinya jika seseorang yang tidak tau mengenai konsep Network Marketing memberi pendapat tentang Network Marketing?

Network Marketing berbeda dengan Money Game, seringnya disini letak kesalahan pandangan orang yang menyamakan keduanya.
Pada Network Marketing tidak ada uang hilang. Uang yang dibayarkan pada saat pendaftaran relatif murah (terutama pada bisnis Oriflame ini).
Sebagai ganti uang pendaftaran tersebut kita mendapat starter kit dan katalog yang menjadi modal awal kita berbisnis.
Tidak ada ruginya bukan?

Perbedaan dengan Money Game adalah tidak adanya produk. Pendapatan upline atau yang mengajak bergabung didapat dari uang pendaftaran downline atau orang-orang yang diajaknya.
Disini cukup jelas perbedaannya mana yang Network Marketing murni dan mana yang Money Game.

Banyak penolakan dari prospek yang mengatakan “saya tidak bakat jualan”.
Sebetulnya konsep utama dari Network Marketing ini adalah mereferensikan produk yang telah digunakan hingga orang itu ikut menggunakan atau menjadi member langsung (recruitment).
Konsep selanjutnya, Network Marketing sesungguhnya memotong banyak jalur distribusi (dengan adanya perusahaan ke consultant langsung), tidak ada juga biaya iklan. Iklan dilakukan secara promosi dari mulut ke mulut oleh para consultant atau membernya.
Dari sini cukup dapat dipahami mengapa pelaku Network Marketing yang sukses pendapatannya jauh melebihi karyawan biasa.

Tanpa kita sadari sebetulnya perusahaan terkenal pun juga melakukan sistem Network Marketing.
Saya ambil contoh produk kartu kredit.
Banyak Bank penyelenggara kartu kredit menawarkan hadiah atau komisi kepada membernya misal program “member get member”
Kemudian provider terkemuka XL juga pernah mengadakan program sejenis untuk pelanggan kartu pasca bayarnya (pengalaman pribadi karena saya juga pengguna kartu pasca bayarnya).
Bukankah itu juga merupakan Network Marketing?

Tetapi menjalankan sistem ini memang gampang-gampang susah.
Tampaknya sepele dan gampang, tetapi sistem bisnis ini sebenarnya membutuhkan mental yang kuat, kerja keras, dan tidak gampang putus asa.
Tetap tanpa kerja keras kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Hukum itu tentu saja masih berlaku.
Jadi tinggalkan pemikiran bahwa menjalankan bisnis Network Marketing mudah menjadi kaya.

Cara-cara dan tipsnya mudah, hanya kita sendiri sering sulit mengalahkan ego.
Gengsi menawarkan dan menjalankan bisnis ini, malas, dan kurang sabar.
Bukan begitu ya ?

Satu hal yang aku sukai adalah Network Marketing tidak akan mengganggu waktu untuk melakukan hal-hal yang lain. Kapanpun ada waktu, dimanapun, bisa dilakukan.
Prospek pun bisa ditemukan dimana saja.
Apalagi dengan teknologi yang semakin canggih dan bisnis ini bisa dilakukan secara online.
Semakin luaslah wilayah untuk menemukan prospek.
tetapi secara offline pun bisa dicoba dahulu ke orang yang terdekat misalnya keluarga untuk langkah awal.

Bisnis Network Marketing ini adalah bisnis yang positif kok.
Bisnis yang saling mendukung, posisi yang diatas tidak akan sukses jika belum bisa mensukseskan posisi yang ada di bawahnya.

So.. bagaimana sekarang pandangan Anda?

Yuk bergabung bersama saya !

Pandangan Tentang Network Marketing

0 Comments

0 comments:

Posting Komentar test