Build Assets

http://ak.imgfarm.com/images/vicinio/dsp-images/scott.schaffer/asset1_3/1470673176507.png
4 Kategori Orang

Berdasarkan uang dan waktu yang dimiliki, orang dapat dibagi dalam 4 kategori
1. Orang yang tidak memiliki uang & tidak memiliki waktu
Mereka-mereka yang sibuk sekali, kerja setiap hari dari pagi hingga malam. Bila diajak untuk melakukan suatu kegiatan, alasannya seringkali "sorry, tidak bisa, kerja". Dan biasanya sebelum akhir bulan, uang mereka sudah habis.

2. Orang yang tidak memiliki uang tapi memiliki waktu
Mereka-mereka yang selalu stand by kapan saja. Bila Anda mengajak mereka untuk duduk bersantai di cafe, atau travelling keluar kota kapan saja, walaupun pada jam kerja,
jawabannya bisa dipastikan, "Ayo aja! Asal biaya lu yang tanggung."

3. Orang yang memiliki banyak uang tetapi tidak memiliki waktu.
Mereka sangat sibuk sekali, kerja dari pagi sampai malam, mereka tidak dapat meninggalkan pekerjaannya. Mereka menghasilkan banyak uang, tetapi semakin banyak uang yang dihasilkan, mereka semakin sibuk. Mereka memiliki rumah besar lengkap dengan kolam renang, tetapi mungkin mereka sendiri tidak pernah berenang di kolam tersebut. Untuk makan malam dengan keluarga saja mereka tidak sempat. Lalu apa gunanya mereka memiliki banyak uang tetapi mereka tidak dapat menikmati uang yang mereka hasilkan?

4. Orang yang memiliki uang dan memiliki waktu
Mereka dapat melakukan apa saja dan kapan saja mereka mau. Mereka bisa kemana saja kapan saja tanpa kuatir akan penghasilan mereka. Mereka dapat jalan-jalan keluar negeri kapan saja mereka mau. Ya, karena mereka memiliki uang dan mereka juga memiliki waktu.

Bila disuruh memilih, Anda memilih untuk berada di kategori yang mana?
Jika pilihan Anda adalah kategori ke-4, hanya ada satu cara,
Build Assets!!!

Asset & Liabilitas


Apa itu asset?
Asset adalah sesuatu yang bisa memberikan penghasilan pada Anda, walaupun Anda tidak bekerja. Sedangkan liabilitas adalah sesuatu yang merupakan biaya bagi Anda.

Apa contohnya asset?
- Tuyul
- Punya pasangan yang kaya

LOL, Just kidding!

Banyak orang bilang bahwa rumah mereka adalah asset. Tunggu dulu! Coba Anda perhatikan, rumah yang Anda tempati sekarang ini memberikan penghasilan kepada Anda atau tidak? Atau sebaliknya, malah Anda yang perlu membiayai rumah tersebut setiap bulan?

Jika rumah yang Anda tempati sekarang ini, memberi penghasilan pada Anda, tanpa Anda harus bekerja, maka rumah tersebut adalah asset Anda. Tapi jika sebaliknya, Anda yang harus mengeluarkan uang setiap bulan untuk membiayai rumah Anda, maka rumah tersebut adalah liabilitas.

Jika rumah Anda disewakan, maka rumah tersebut memberi penghasilan pada Anda walaupun Anda tidak bekerja. Rumah Anda yang bekerja untuk Anda. Sehingga rumah tersebut adalah asset Anda.

Jika kita perhatikan, mulai dari lahir sampai lulus kuliah, waktunya hampir tidak bisa ditawar. Orang harus melewati itu semua, paling tidak sampai dengan lulus S1, rata-rata orang membutuhkan waktu selama kurang lebih 22 tahun. Ada juga yang lebih, kalau kuliahnya molor. Ada juga yang kurang, kalau memang jenius atau tidak melanjutkan kuliah.

Umumnya setelah lulus kuliah, orang-orang mulai memasuki dunia kerja. Mereka bekerja mati-matian demi masa depan mereka. Mereka bekerja dari pagi sampai malam. Dan rata-rata mereka pensiun pada umur 65 tahun.

Apa yang bisa mereka lakukan di sisa hidupnya? Umur manusia semakin lama semakin pendek. Berapa banyak waktu yang mereka miliki untuk menikmati hidup? Mungkin mereka hanya memiliki sisa waktu 10-15 tahun. Untuk melakukan hobby yang selama ini tertunda karena harus bekerja mati-matian. Atau mungkin untuk aktif di berbagai kegiatan sosial. Atau untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat lainnya.

Menurut Anda, waktu 10-15 tahun, cukup atau tidak? Kita tidak bisa memperpanjang usia. Dan umumnya kita juga tidak bisa memperpendek waktu sekolah kita. Sekali lagi kecuali kalau memang kita benar-benar jenius atau tidak melanjutkan ke bangku kuliah.

Yang bisa kita lakukan adalah dengan memperpendek masa kerja kita. Bagaimana caranya? Bangun asset. Nantinya, bila asset Anda sudah terbentuk, maka asset ini yang akan memberikan penghasilan kepada Anda secara terus-menerus. Penghasilan ini yang disebut penghasilan pasif atau passive income.

Selanjutnya, bila penghasilan pasif Anda sudah mampu untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidup Anda, maka Anda akan mencapai sebuah kebebasan, yaitu kebebasan finansial.


“Orang miskin dan kelas menengah membeli liabilitas
Orang kaya membangun asset.”


- Robert Kiyosaki

Paradigma Orang Bekerja


Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting


80% orang di dunia ini bekerja mengikuti paradigma di atas. Mereka bekerja hanya untuk mendapatkan penghasilan, untuk mewujudkan impian mereka.

Apa yang salah dengan paradigma di atas? Tidak ada yang salah, karena 80% orang di dunia melakukan hal itu.

Pertanyaannya,
Apa yang akan terjadi bila karena suatu alasan tertentu mereka tidak dapat bekerja lagi? Mungkin karena masalah usia, kesehatan, persaingan di dunia kerja yang semakin ketat sehingga mereka harus di PHK, atau mungkin saja karena alasan lain. Tidak ada yang bisa memastikan. Tentu saja mereka tidak akan memperoleh penghasilan. Lalu, bagaimana dengan impian mereka?

Sedangkan 20% orang di dunia, bekerja mengikuti paradigma seperti di bawah ini.


Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting


Mereka bekerja tidak hanya sekedar untuk memperoleh penghasilan, tetapi mereka juga membangun asset. Dimana apabila asset mereka sudah terbentuk, asset ini yang akan memberikan penghasilan buat mereka.

Apa itu asset? Asset adalah sesuatu yang bisa memberikan penghasilan kepada Anda, walaupun Anda tidak bekerja.

Sehingga besok-besok, walaupun karena suatu alasan tertentu mereka tidak dapat atau bahkan tidak mau bekerja lagi, tidak masalah. Asset tersebut akan tetap memberikan penghasilan buat mereka. Penghasilan ini yang disebut dengan penghasilan pasif atau passive income.

Mana yang Anda pilih dari kedua paradigma di atas?


The Cash Flow Quadrant

Anda mungkin pernah melihat gambar di samping. Gambar tersebut adalah gambar The Cash Flow Quadrant atau diagram aliran kas. The Cash Flow Quadrant dibuat oleh Robert Kiyosaki.

Menurut Robert Kiyosaki, setiap orang yang sudah memperoleh penghasilan, pasti masuk di salah satu quadrant tersebut.

The Cash Flow Quadrant dibagi menjadi 2 sisi, yaitu
1. Sebelah kiri, Aktif Income
Anda akan memperoleh penghasilan, apabila Anda bekerja.

2. Sebelah kanan, Pasif Income
Anda akan tetap memperoleh penghasilan walaupun Anda tidak bekerja.

Tiap sisi dibagi lagi menjadi 2 bagian

E = Employee (Karyawan)
Orang yang bekerja dengan orang lain.

Sebagai karyawan, Anda akan memperoleh bayaran yang pasti setiap bulan, tidak peduli apakah perusahaan tempat Anda bekerja untung atau rugi.

Tapi,
Bagaimana bila Anda sakit?
Bagaimana bila usia Anda sudah tua? Mungkinkah jabatan yang Anda pegang sekarang bisa begitu saja diwariskan kepada anak Anda?
Bagaimana bila karena persaingan yang ketat, Anda terpakasa harus di PHK?

Dan sebagai karyawan, ada Bos yang mengatur Anda. Selain itu, berapa penghasilan max/ bulan yang bisa Anda peroleh?

S = Self Employee

Orang yang menjadi Bos sekaligus karyawan atas dirinya sendiri.
Contoh: dokter, pengacara, dan artis

Sebagai seorang self employee, Anda tidak memiliki Bos, tidak ada yang memerintah, kapanpun Anda mau bekerja atau istirahat, tidak ada yang marah.

Penghasilan Anda tergantung dari berapa lama Anda mampu bekerja. Misalnya sebagai seorang dokter, Anda buka praktek mulai pagi sampai malam, tentu saja penghasilan Anda besar. Apalagi kalau prakteknya laris.

Demikian juga bila Anda adalah seorang artis, bayarannya per jam. Tinggal hitung, berapa jam Anda mampu manggung? Semakin lama, maka penghasilan Anda semakin besar.

Tapi,
Bagaimana bila Anda sakit?
Bagaimana bila Anda sudah tua, tidak mampu bekerja lagi? Mungkinkah profesi Anda diwariskan?

Di quadrant sebelah kiri, orang membarterkan waktu mereka dengan uang. Pertanyaannya, mungkinkah mereka bekerja lebih dari 24 jam sehari?

B = Business owner (Pemilik Usaha)
Tidak semua pemilik usaha bisa masuk ke dalam quadrant ini. Hanya pemilik usaha yang memiliki sistem yang bisa masuk ke dalam quadrant ini.

Bandingkan antara toko tradisional dan mini market!
Untuk bisa memperoleh penghasilan, pemilik toko tradisional harus bekerja menjaga tokonya sepanjang hari, sedangkan pemilik mini market seperti Indo Mart atau Alfa Mart, tidak perlu menjaga mini marketnya sendiri. Bahkan Anda mungkin tidak pernah melihat pemiliknya. Mengapa?

SISTEM. Ini yang membedakan. Toko tradisional tidak memiliki sistem. Sedangkan mini market seperti Indo Mart atau Alfa Mart memiliki sistem. Dengan adanya sistem, perusahaan tersebut dapat berjalan dengan sendirinya.

Sebagai pemilik perusahaan bersistem, Anda ada atau tidak ada di tempat, perusahaan tetap berjalan dan menghasilkan uang untuk Anda. Sehingga Anda bisa memperoleh pasif income dari perusahaan tersebut.

Msalahnya, untuk membuat sistem itu tidak mudah.

I = Investor
Uang bekerja untuk Anda.

Bila Anda memiliki uang yang banyak, Anda tinggal menginvestasikan uang Anda, dan uang yang akan bekerja untuk Anda.

Tentu saja, selalu ada resiko dari setiap investasi. Tidak ada investasi yang 100% aman.







Build Assets

0 Comments

0 comments:

Posting Komentar test