Sedia Payung Sebelum Hujan!

http://ak.imgfarm.com/images/vicinio/dsp-images/scott.schaffer/asset1_3/1470673176507.png

"Sedia payung sebelum hujan!" adalah pepatah lama yang mengandung kebijakan lokal bahwa dalam hidup kita harus senantiasa waspada, selalu membuat perencanaan dan tidak berbuat sembrono sehingga segala sesuatunya bisa berjalan lancar baik untuk saat ini ataupun dimasa yang akan datang.

Dalam dunia bisnis seringkali pepatah tersebut dijadikan landasan supaya pelaku binis tetap waspada terhadap segala perubahan yang terjadi. Karena bisa jadi nilai-nilai yang sebelumnya masih dianggap relevan untuk saat ini, tidak lagi relevan dimasa yang akan datang. Perubahan itu sudah menjadi hakikat kehidupan jadi tidak ada yang absolute (mutlak) harus seperti ini atau harus seperti itu.

Bagaimana dengan pelaku bisnis? hanya yang tanggap terhadap perubahanlah yang bisa bertahan. Setidaknya itulah yang hendak dikatakan Robert T. Kiyosaki dalam Artikelnya berjudul "Keeping Your Business Ideas Fresh": Menurut Robert orang-orang saat ini mengalami masalah dalam bisnis bukan karena gagasan-gagasan bisnisnya sudah tua, kalau tidak mau dikatakan Usang. Suatu gagasan Bisnis menurut Robert akan usang setiap 18 bulan sekali, untuk menjaga tetap segar kita harus memperbaharui secara teratur.

"Dalam dunia yang berubah dengan cepat, tidak ada yang labih membahayakan selain gagasan yang sudah waktunya datang dan pergi. Lihatlah bagaimana Amazon.com mengubah dunia menggantikan penjualan buku model Borders and Barnes & Noble, atau bagaimana Skype meruntuhkan perusahaan raksasa seperti AT&T, atau bagaimana Napster bak torpedo dalam industri rekaman. Kemanakah menurut anda orang-orang yang bekerja untuk majikannya di jaman industrial 10 tahun yang akan datang?…"

"Adalah Kesalahan. Banyak orang seusia saya, mengalami krisis finansial yang serius karena mereka memiliki ide jaman industrial yang tidak pernah diperbaharui—mengingikan keamanan pekerjaan, memperhitungkan pensiun yang seumur hidup, mengandalkan Jaminan Sosial dan Medicare—Sementara mencoba bertahan hidup di jaman informasi"

Meskipun gagasan-gagasan bisnis menjadi kadaluarsa setiap hari, kata Robert ada beberapa hal yang abadi dan sangat essensial tanpa mempedulikan kita hidup dijaman apa, yaitu:

Penuh gairah mengenai produk anda dan apa yang dipertahankan merek anda. Merek mati jika gairah pemimpinnya mati, atau pemimpinya hanya mengejar uang semata.

Bangun sebuah komunitas, Pengusaha yang baik adalah pembangun komunitas "community builders", secara aktif terlibat di dalam komunitas tersebut dan mengerhakan segala usahanya untuk kesejahteraan komunitas. Jika anda mendedikasikan untuk komunitas maka komunitas akan mendedikasikan untuk anda.

Komunikasikan secara jelas. Berbicara dalam bahasa pelanggan anda. Jangan coba membingungkan mereka dengan jargon (istilah-istilah) supaya kelihatannya lebih pintar dari pada mereka.

Katakan apa adanya, dan jangan berbohong. Dalam bisnis, terlalu banyak orang yang akan mengatakan apa saja demi mendapatkan uang anda.

Manusiawi, jangan takut untuk mengatakan "saya tidak tahu" atau "bisakah anda membantu saya?". Jika anda adalah pemimpin yang baik, orang-orang akan dengan senang hati membantu membangun bisnis anda.

Sekarang dan sampai kapanpun, kita semua perlu hati-hati kepada siapa kita mendengar.Hanya karena seseorang lebih tua daripada anda bukan berarti berarti mereka lebih bijaksana.Gagasan mereka mungkin baik untuk kemarin, tetapi besok gagasan itu bisa jadi sudah usang.

sumber :http://finance.yahoo.com/expert/article/richricher/34127

Sedia Payung Sebelum Hujan!

0 Comments

0 comments:

Posting Komentar test