The Next Trillion ERA BISNIS MAKANAN KESEHATAN

http://ak.imgfarm.com/images/vicinio/dsp-images/scott.schaffer/asset1_3/1470673176507.png
Buku The Next Trillion ERA BISNIS MAKANAN KESEHATAN Menurut pengamat ekonomi dan penulis buku Paul Zane Pilzer, data satu decade mendatang ada perkembangan industri yang fantastik, Industri Kesehatan.

PERUSAHAAN NETWORK MARKETING Mengalihkan biaya-biaya IKLAN dan PEMASARAN untuk komisi para Distributornya.

Menurut Charles Givens (Wealth Without Risk) : "Biaya-biaya iklan,saluran distribusi, pendirian cabang dan pemasaran MEMBEBANI 80% dari harga barang."

Oleh perusahaan Network Marketing beban harga yang sangat besar tersebut dialihkan pada Distributornya, sehingga tak mengherankan para Distributornya berpotensi mendapatkan penghasilan yang TAK TERBATAS. INILAH KONSEP BISNIS MASA DEPAN YANG TERCANGGIH ABAD INI.

Buku The Next Trillion ERA BISNIS MAKANAN KESEHATAN Menurut pengamat ekonomi dan penulis buku Paul Zane Pilzer, data satu decade mendatang ada perkembangan industri yang fantastik, Industri Kesehatan.
Prediksi ini bukan tanpa dasar, karena ada generasi yang mampu menggerakkan ekonomi dunia, yakni Baby Boomer.

Baby Boomer, sebuah generasi yang belakangan menjadi penggerak, trendsetter gaya hidup yang mampu menjadi mesin penggerak ekonomi global.

Mereka yang membuat industri property meledak, mereka yang membuat industri otomotif berkembang pesat. Baby boomer pula yang menggerakkan industri asuransi, computer dan internet.

Generasi Babby Boomer adalah sebuah generasi yang tidak lagi memikirkan bagaimana mencari uang.

Mereka adalah generasi yang berada pada puncak penghasilan. Mampu mendapatkan lebih banyak uang, dan memiliki daya beli yang tinggi. Mereka pada tingkat produktifitas tinggi. Sangat masuk akal, jika salah satu decade mendatang, mereka diperkirakan akan menggerakkan industri kesehatan.

Karena pada usia yang sangat produktif (37-55 tahun) mereka ingin lebih sehat (feel healthier), memperbaiki penampilan (look better), memperlambat penuaan (slow down aging), dan ingin mencegah berbagai macam penyakit (prevent diseases).

Intinya mereka ingin merawat kesehatannya, mereka tidak rela penyakit mencuri usia produktifnya. Di Amerika jumlah mereka memang hanya 30% dari populasi, namun mampu memberikan sumbangan GNP (Growth National product) sampai 50%.

Pada Tahun 70-an, dunia dikejutkan dengan Microwave
Tahun 80-an Industri Video meledak
Tahun 90-an Industri Computer dan Internet merambah dunia
Maka memasuki abad 21 ini, industri perawatan kesehatan (wellness industry) akan merajai dunia.
Apalagi, tekanan persaingan dan tekanan pola makan, dan tekanan polusi semakin tinggi. Apa yang anda bayangkan, duduk saja atau mengambil bagian?? ini adalah sebuah PELUANG.

Menurut Paul, ada 4 (empat) pilihan jika mau berpesta pada peluang ini.

1. Tenaga Ahli (Practitioner) Mereka akan merasakan hasilnya pada jangka waktu beberapa tahun mendatang. Tentu saja jika ingin menjadi tenaga ahli, harus dibekali dengan pendidikan yang tidak murah. Jadi harus melakukan investasi dalam bentuk sekolah yang menghabiskan waktu beberapa tahun, dan uang yang tuidak sedikit. Lalu mau menukarkan waktu sebagai peneliti dengan uang.

2. Sebagai Produsen (Manufacture) Menarik ambil bagian dengan membangun industri. Tentu saja harus didukung dengan investasi jutaan bahkan miliaran dollar untuk membangun pabrik, infrastruktur, biaya riet, hak paten, pengangkutan barang dll.

3. Penjual Eceran juga berpeluang sangat menggiurkan. Tetapi tetap saja harus menyiapkan beberapa hal, seperti membayar lisensi, mampu bekerja tujuh hari seminggu, memiliki strategi iklan dan membayar sejumlah karyawan. Sebuah investasi yang jumlahnya tidak sedikit.

4. Distributor Dalam 30 tahun perkembangan bisnis di dunia, distributor adalah bagian rantai bisnis yang paling besar mendapatkan keuntungan. Jadi keuntungan terbesar bukan pada pembuatnya. Contohnya seperti Sam Walton (pemilik Wall Mart), Fred Smith (Fedex), Josh Bishop (Amazone). Mereka adalah DISTRIBUTOR.

Namun mereka menjadi distributor dengan cara-cara yang sudah dikenal masyarakat. Maka distributor abad 21 ini akan menjadi miliarder dengan cara yang lebih cerdas. Yakni memberikan pendidikan kepada konsumen tentang produk baru dan memberikan informasi tentang cara penyalurannya, yakni dengan sistem NETWORK MARKETING.

Bisnis Distribusi ini memang sangat mengandalkan Kecepatan Pikiran, Produk yang lebih baik, Distribusi yang lebih baik. Karena pasar yang potensial adalah Baby Boomer. Gaya hidup mereka tidak bisa dihentikan, mereka ingin bersenang-senang, ingin mobil mewah, Mereka tidak ingin cepat tua.

Mereka siap membayar berapa saja agar tetap awet muda, sehat dan penuh vitalitas.

Sebuah pepatah dari Cheryl Russel: "Bisnis yang cukup cerdik adalah mengenali apa yang diinginkan Baby Boomer"

Jadi, Apa Anda masih mau menunda kesempatan??
Bahan : - Award News Edition Vol 1, 6
Dokter Bicara : Cara Produk Tianshi Sembuhkan penyakit - The Next Trillion karya Paul Zane Pilzer

The Next Trillion ERA BISNIS MAKANAN KESEHATAN

0 Comments

0 comments:

Posting Komentar test