Lagi-lagi Money Game

http://ak.imgfarm.com/images/vicinio/dsp-images/scott.schaffer/asset1_3/1470673176507.png

Medan – Sekitar 100 nasabah menjarah CV Sukses Jaya, perusahaan penggandaan uang sistem multilevel marketing di Jalan Amir Hamzah Medan. Nasabah mengangkut isi kantor, dari meja, kursi, kulkas, televisi, kompor sampai panci. Namun, sebelum seluruh isi kantor digasak habis, polisi datang dan mengamankan kantor tersebut.

Penjarahan massal terjadi sejak pukul 14.00 WIB, Rabu. Seratusan nasabah ini sebelumnya sudah berkumpul sejak Selasa kemarin. Jumlah nasabah terus bertambah karena mereka menunggu pembayaran yang jatuh tempo hari ini.

Namun setelah ditunggu-tunggu sejak tadi pagi hingga siang hari, kantor tetap tutup dan pengelola tidak diketahui rimbanya. Dari seratusan nasabah, salah satunya membawa martil. Akhirnya martil digunakan untruk membobol ruko. Kantor seluas sekitar 4 meter berlantai dua ini pun segera berhasil dijebol.

Salah seorang nasabah bernama Edi (30) mengatakan, sistem kerja perusahaan ini menawarkan melalui iklan di media massa cara mendapatkan penghasilan tambahan dan memberikan nomor telepon. Mereka yang tertarik dengan iklan itu menghubungi dan mendatangi perusahaan tersebut.

Di CV Sukses Jaya itu ada program tawaran penggandaan uang, dengan bunga 2 persen per hari dari nilai uang yang diinvestasikan. Uang yang diinvestasikan mulai Rp 100 ribu hingga Rp 10 juta.

“Dalam 100 hari, uang baru bisa diambil. Kalau dia Rp 100 ribu pengambilan pertama, uang menjadi Rp 200 ribu. Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta,” tutur Edi di lokasi.

Edi kemudian menceritakan pengalaman investasi Rp 500 ribu dan pernah menarik Rp 1 juta. Saat pembayaran kedua, ternyata tidak terbayarkan. Pembayaran kepada nasabah bisa diterima dalam bentuk setoran ke rekening atau voucher telepon.

Saat menginvestasikan uangnya, mereka tidak mendapat tanda terima. Hanya diberikan nomor telepon. Ternyata diperoleh informasi, sebulan lalu kantornya sudah pindah ke Jalan Gaharu Medan. Namun setelah dicek, kantor tersebut tidak ada. (detik.com)

Lagi-lagi Money Game

0 Comments

0 comments:

Posting Komentar test