9 Kualitas di MLM

http://ak.imgfarm.com/images/vicinio/dsp-images/scott.schaffer/asset1_3/1470673176507.png
Ada sembilan kualitas yang mesti dikembangkan jika anda berprofesi sebagai pebisnis di Multi Level Marketing. Mudah-mudahan beberapa bagian atau bahkan semuanya telah anda miliki. Menurut Randy Gage, pakar Multi Level Marketing, menjadi seorang leader yang mahir menduplikasi, kesembilan kualitas ini seyogyanya sudah sering dilatih.
Untuk mengembangkan jaringan, kenali dan biasakan bekerjasama dengan seluruh rekan kerja yang sama-sama memiliki komitmen. Berikut sembilan kualitas yang digulirkan Randy Gage :
1. Gunakan Semua Produk
Maksudnya, jika perusahaan mempunyai suatu produk, Anda tak lagi cenderung ke produk sejenis yang dikeluarkan perusahaan lain. Pelaku MLM sejati tak pernah membeli produk lain selain dari perusahaan tempatnya berbisnis, entah karena alasan keuntungan penjualan, kepuasan rasa, dan sebagainya. Mengakui bahwa semua produk tersebut memang sesuai. Tak lupa, bisa menceritakan dengan baik dan penuh semangat kepada prospek.
2. Mengembangkan Sebuah Grup Konsumen
Keberhasilan bertransaksi menghadirkan kesetiaan, konsumen atau downline akan senantiasa membeli produk Anda selaku distributor tunggal. Meski sebagian besar mengambil benefit, selain membeli produk juga ikut bergabung, tapi ada pula yang tak tertarik bergabung. Yang disebut terakhir, merupakan grup konsumen yang mesti dijaga kelestariannya.
3. Membuat Presentasi Reguler
Layaknya bisnis lain, Multi Level Marketing memerlukan langkah tindakan yang konsisten. Salah satu yang terpenting yakni melakukan presentasi reguler. Mengadakan tiga atau lima kali, atau tujuh sampai sepuluh jam presentasi setiap minggu. Seiring membengkaknya jumlah jaringan, Anda semakin giat meningkatkan jumlah tersebut.
Jika Anda termasuk yang menekuninya fulltime, jumlah presentasi akan naik menjadi lima sampai delapan kali presentasi. Tentu saja, tak semua dari hasil presentasi akan memunculkan prospek baru yang kemudian Anda rekrut secara pribadi. Boleh jadi mayoritas dari mereka hanya ingin menyaksikan bagaimana Anda mempesentasikan bisnis di hadapan sekian jaringan downline.
Anda mesti konsisten dan kontiyu mengadakan presentasi jika ingin mengembangkan-biakkan jaringan. Terlebih, tidak terjebak seolah-olah Anda sedang mengerjakan “bisnis super sibuk” (membaca buku panduan, memaksakan diri menghadiri seminar-seminar hingga larut malam, mengisi berbagai formulir, dan sebagainya).
4. Menghadiri Sponsoring
Sponsoring bertindak layaknya lem yang menyatukan Anda dan downline. Menghadirinya bisa membantu mempercepat jumlah jaringan, memperbanyak pengalaman latihan, dan membantu agar selalu fokus.
5. Meluangkan Waktu Pengembangan Diri
Kenyataan fundamental: Bisnis berkembang secepat Anda berkembang. Tingkatkan setiap keahlian seiring tumbuhnya bisnis, seperti keahlian merekrut, melatih, bagaimana mengatur waktu dan jaringa. Setelah itu, hal lain yakni kecakapan memimpin dan berkomunikasi. Untuk mendidik orang lain, Anda harus mendidik diri sendiri terlebih dahulu.
Di sini perlunya merencanakan waktu setiap hari. Bagi sebagian besar orang, semua itu ada baiknya dikerjakan di pagi hari. Sedikit pencerahan, Anda dapat melakukan meditasi, olahraga, mendengarkan lagu-lagu yang bisa memunculkan inspirasi, atau membaca buku penenang pikiran, tubuh dan jiwa.
6. Mudah Dididik
Jika ingin membangun bisnis secepat mungkin,Anda harus mudah dididik dan bersedia dilatih. Multi level marketing berbeda dengan bisnis tradisional. Transaksi jual-beli di bisnis tradisional, belum tentu sama dan berhasil seperti di bisnis multi level marketing. Garis sponsor-ship Anda telah mengajarkan beragam metode, strategi dan teknik bisnis MLM. Upline, adalah gudang pendidikan di mana segalanya tentang MLM berada.
7. Bisa Dipercaya
Multi level marketing adalah bisnis menjaga hubungan, dan saling percaya satu sama lain. Untuk meraih dan memelihara kepercayaan, Anda harus bisa dipercaya, oleh distributor atau konsumen. Maksudnya , jika downline telah percaya kepada Anda, Anda menjaga hubungan baik itu. Jika diundang menghadiri suatu pertemuan, Anda datang tepat waktu. Jika konsumen memesan produk, Anda mengantarkannya tanpa bermasalah. Anda merupakan cermin perusahaan. Jika melakukan bisnis dengan baik, maka nama perusahaan pun akan terangkat naik.
8. Setia Pada Jaringan
Seorang distributor sejati memahami bahwa kesetian kepada jaringan adalah hal utama. Saat anda menceritakan kesuksesan dan presentasi kepada orang-orang terdekat, biasanya mereka tidak segera mempercayainya. Terkadang teman-teman terdekat dan keluarga belum siap menerima sebuah konsep bisnis yang sangat kuat, positif, yang telah Anda miliki.
Dengan terus menerus setia pada jaringan, memperkenalkan beberapa downline yang berhasil, akan menjadi pendukung kredibilitas bisnis yang Anda tawarkan. Termasuk juga dukungan yang datang dari upline, ketika Anda harus mempresentasikan bisnis kepada sejumlah prospek.
Yakinlah bahwa upline akan selalu bersedia membantu, memberikan kredibilitas saat dibutuhkan.
9. Ikuti Sistem
Seorang leader mengerti, kesuksesan jangka panjang di MLM lahir dari seberapa banyak jumlah downline di jaringan. Untuk meraih passive income, kebebasan finansial, Anda harus mengikuti sistem tahap demi tahap dan mahir menduplikasi.
Sumber: LEADER Edisi 6/20 Agustus-20 September 2007

9 Kualitas di MLM

0 Comments

0 comments:

Posting Komentar test