Tekanan darah tinggi (Hypertension)

http://ak.imgfarm.com/images/vicinio/dsp-images/scott.schaffer/asset1_3/1470673176507.png
Kondisi dimana pembuluh darah menyempit, menyebabkan tekanan darah terhadap dinding pembuluh darah meningkat. Jantung menjadi bekerja lebih keras. Kondisi ini dapat menyebabkan resiko stroke, serangan jantung, gagal ginjal, gagal hati.

Tekanan darah tinggi disebut juga "Silent Killer".

Tekanan darah di pengaruhi 2 faktor utama:
  1. Jumlah darah yang di pompa jantung
  2. Diameter pembuluh darah (arteri)

makin banyak darah yang dikompa dari jantung, dan semakin sempit diameter pembuluh darah, makin tinggi tekanan darah.

Ginjal memegang peranan penting dalam mengatur tekanan darah. Ginjal menghasilkan hormon renin, yang dapat mempengaruhi arteri menyempit. Ginjal juga mengatur jumlah cairan yg dalam darah, dengan cara mengatur kadar garam dalam darah. Ketika kadar garam dalam darah tinggi, ini akan menarik air kedalam darah, makin banyak kadar garam dalam darah, makin banyak air yang ditarik kedalam darah, makin besar volume darah yang mengalir dalam arteri. Maka makin tinggi tekanan darah dalam arteri.

Para ilmuwan masih belum menemukan dengan pasti penyebab hipertensi. Hampir 95% kasus hipertensi penyebabnya tidak dapat diidentifikasi. Para ilmuwan mencurigainya sebagai masalah keturunan alias genetik. 5% kasus lainnya, hipertensi disebabkan masalah pada masalah ginjal atau masalah dengan hati, atau juga karena ada efek samping dari pengobatan.

Faktor lain yang juga mempengaruhi hipertensi adalah gaya hidup. Diet garam (mengatur asupan kadar garam dalam makanan), Aktifitas tubuh (olah raga), Obesitas dan Konsumsi alkohol merupakan faktor yang mempengaruhi hipertensi.

Tekanan darah tinggi (Hypertension)

0 Comments

0 comments:

Posting Komentar test